Friday, January 27, 2017

Hal yang Menyebabkan Induk Kucing Tidak Menyusui Anaknya

Penyebab Induk Kucing Tidak Menyusui Anaknya - Ketika kalian memelihara kucing dan kucing kalian melahirkan anak kucing maka kucing kalian sudah menjadi induk kucing. Kewajiban induk kucing tentu saja merawat anak kucingnya, namun ada juga induk kucing yang tidak mau merawat anak mereka atau tidak mau menyusui anak kucingnya.
Hal yang Menyebabkan Induk Kucing Tidak Menyusui Anaknya
Anak Kucing Menyusu
Sumber gambar : youtube.com
Induk kucing berhenti menyusui anak-anaknya selain karena sudah masanya disapih ada juga beberapa alasan lain. Padahal anak kucing setidaknya membutuhkan 10 kali menyusu kepada induknya dalam sehari.
Baca juga : Hal yang Menyebabkan Kucing Tidak Mau Makan dan Cara Mengatasinya
Nah, dalam hal inilah, pemilik kucing seharusnya berperan penting dalam merawat si anak kucing. Dan berikut ini beberapa faktor yang mungkin menjadi sebab mengapa induk kucing berhenti menyusui anaknya.


Penyebab Induk Kucing tidak Menyusui Anaknya
  • Induk Kucing Sakit
Mastitis merupakan sejenis infeksi yang dapat menghentikan produksi susu si induk kucing sehingga si induk tak lagi mampu menyusui anak-anaknya. Bisa juga bekas luka caesar yang dilakukan saat si induk kucing melahirkan belum pulih, sehingga aliran susunya terhambat.

  • Anak Kucing Sakit
Selain faktor kesehatan yang dialami oleh sang induk, kasus anak kucing yang tidak menyusu lagi bisa terjadi karena si anak kucing terinfeksi viral atau bakteri yang membuat insting menyusunya tidak normal.

  • Masalah Penglihatan Anak Kucing
Seperti yang kita tahu, anak kucing yang baru lahir matanya masih tertutup. Mereka dapat menemukan lokasi puting induknya dengan cara mengendus dan meraba. So, jika hidung si anak kucing ada masalah (tertutup kotoran, misalnya) maka dia tidak akan mampu menemukan puting susu induknya.

  • Anaknya Terlalu Banyak
Induk kucing yang melahirkan anak yang terlalu banyak, maka anak kucing yang berbadan paling besar dan paling kuat akan memonopoli susu induknya. Anak kucing yang badannya lemah tidak akan mendapatkan bagian, dan akhirnya mati kelaparan.

  • Adanya Masalah Genetik Pada Anak Kucing
Kasus ini sering terjadi pada kucing-kucing jalanan, ketika si induk merasa anaknya mengalami kelainan genetik atau masalah kesehatan yang cukup parah dan harapan hidupnya sangat kecil, maka si induk kucing tidak akan menyusui anaknya tersebut, dan membiarkannya mati kelaparan.


Itulah beberapa hal yang menyebabkan induk kucing tidak menyusui anak kucing, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk para pecinta kucing semuanya.
Read more

Thursday, January 19, 2017

Penyebab Kucing Terlalu Gemuk

Penyebab Kucing Kegemukan - Ketika memelihara kucing lalu melihat kucing kalian terlalu gemuk atau kucing kalian kegemukan mungkin kalian aka merasa cemas dan bertanya tanya, apa sih yang membuat kucing saya terlalu gemuk. Memiliki kucing yang gemuk mungkin idaman bagi semua pemilik kucing namun jika kucing terlalu gemuk maka tentu saja hal tersebut tidak baik untuk kucing.
Penyebab Kucing Terlalu Gemuk
Kucing Terlalu Gemuk Sumber gambar : youtube.com
Sebenarnya apa sih yang menyebabkan kegemukan pada kucing? Kucing gemuk bisa disebabkan oleh beberapa hal dan mungkin itu juga merupakan ulah dari pemilik kucing itu sendiri, namun pemilik kucing tidak menyadarinya.
Baca juga : Informasi Penyakit Cacingan Pada Kucing
Jika kalian ingin tahu mengenai beberapa hal yang menyebabkan kucing menjadi terlalu gemuk maka pada artikel ini akan dijelaskan beberapa hal yang dapat menyebabkan kucing mengalami kegemukan, silahkan simak dibawah ini.

Hal yang Menyebabkan Kucing Kegemukan

1. Makan Terus Menerus
Kucing memang memiliki porsi makan yang sedikit dalam sekali makan. Namun mereka yang cenderung bosan terkadang melampiaskan kebosanan mereka dengan makan. Apalagi jika di mangkuk makananya selalu ada makanan.
So, sebaiknya kalian tidak membiarkan mangkuk makan si kucing selalu terisi. Cukup beri makan 3x sehari saja agar kucing tidak makan secara berlebihan.

2. Dry Food
Beberapa jenis dry food memiliki kandungan karbohidrat dan lemak yang tinggi. Memang sih, tubuh kucing tidak bisa memproduksi lemak sendiri, tetapi kandungan lemak yang berlebihan dalam makanannya juga tidak baik bagi tubuh si kucing.
So, saat membelikan dry food untuk si kucing, perhatikan komposisinya. Carilah yang kandungan proteinnya lumayan besar. Biasanya harganya juga akan lebih mahal karena protein lah yang paling mahal harganya. Selain itu, kalian juga bisa memberikan si kucing wet food sebagai selingan.

3. Kebiri
Ternyata pengebirian terhadap kucing jantan selain berdampak pada menurunnya agresifitas, berdampak juga terhadap menurunnya metabolisme tubuh si kucing. Sehingga lemak dalam tubuh si kucing akan menjadi lebih lambat terbakar.
So, kalian bisa berkonsultasi kepada dokter hewan mengenai diet yang tepat terhadap kucing. Atau yang paling simple ya ikuti saran pada kasus nomer 1 dan 2, serta ditambah sering diajak bermain-main.

4. Makanan yang Tepat
Maksudnya adalah jika kucing kalian masih kitty, berikan makanan untuk anak kucing. Jika kucing kalian sudah dewasa, berikan makanan kucing dewasa. Seperti yang kita tahu, komposisi makanan anakan kucing lebih banyak mengandung gizi untuk membantu pertumbuhan si anak kucing. So jika dimakan oleh kucing dewasa yang sudah tidak tumbuh lagi, dapat menimbulkan kegemukan.
Meskipun demikian, beberapa orang justru menyarankan agar induk kucing yang sedang hamil dan menyusui, diberi makanan anak kucing, karena si induk butuh asupan gizi ekstra yang tidak didapat dari makanan kucing dewasa.

5. Kurang Olahraga
Sama halnya dengan manusia, kucing pun akan mengalami kegemukan jika tidak cukup berolahraga. Apalagi jika porsi makannya berlebihan. So, sering-seringlah mengajak kucing bermain-main, atau berikan mereka sesuatu yang dapat mereka mainkan.

Itulah beberapa hal yang mungkin menyebabkan kucing terlalu gemuk atau kucing kegemukan, semoga artikel kali ini bisa bermanfaat untuk para pecinta kucing semuanya.
Read more

Wednesday, January 11, 2017

Cara Mengatasi Kucing yang Sedang Birahi Tanpa Kawin

Mengatasi Kucing Birahi - Apakah kucing kalian semuanya ada yang sedang birahi? Kucing yang sedang birahi biasanya membuat kita agak kerepotan karena suaranya yang keras waktu berteriak. Selain itu kucing birahi juga biasanya bertingkah aneh dan lain dari kucing biasanya. Kucing yang sedang birahi hampir sama dengan manusia dan juga hewan lainnya yaitu menyalurkan nafsu kepada lawan jenisnya, memang jika tidak dilsalurkan pun bisa berhenti dalam waktu tertentu tetapi kadangkala ada juga orang yang tidak ingin kucing nya yang sedang birahi dikawinkan karena sudah mempunyai banyak kucing kecil yang lucu dan masih tidak mau untuk menambah peliharaan.
Cara Mengatasi Kucing yang Sedang Birahi Tanpa Kawin
Kucing Birahi
Sumber gambar : siempusmeong.blogspot.com
Jika terjadi atau menginginkan kucing kalian yang sedang birahi tidak ingin dikawinkan maka kalian harus mengatasi birahi pada kucing tersebut supaya agak reda atau menghilangkan nafsu kucing yang sedang birahi.
Baca juga : Fakta Unik Kucing yang Mungkin Belum Kalian Ketahui
Dalam mengatasi kucing yang sedang birahi maka kalian perlu melakukan beberapa hal, inilah beberapa cara cepat mengatasi kucing yang sedang birahi.

Tips Mengatasi Kucing Sedang Birahi Tanpa Kawin
  • Perhatikan Kucing Sedang Birahi Atau Tidak
Cara pertama adalah dengan memastikan kucing kalian sedang birahi atau tidak, perhatikan tingkah laku kucing kalian. tentunya sobat kucing sekalian sudah tau mengenai ciri kucing yang sedang birahi setelah membaca artikel kucing birahi diatas tadi. Jika sudah bisa dipastikan maka kalian bisa melanjutkan langkah berikut.

  • Mandikan Kucing Kalian
Memandikan kucing dipercaya bisa mengurangi atau menghilangkan birahi pada kucing, cobalah untuk memandikan kucing kalian dengan bersih seperti saat memandikan kucing biasanya. Lakukan dengan halus dan lembut sambil membersihkan kucing.

  • Berikan Sesuatu yang Hangat
Setelah memandikan kucing kalian bisa memberikan sesuatu yang hangat, dengan memberikan sesuatu yang hangat pada kucing bisa membuat kucing lebih tenang dan bisa mengurangi birahi kucing. Jika tidak kalian bisa menghangatkan kucing dengan handuk atau kain supaya kucing jadi tenang.

  • Amankan Kucing dari Pejantan
Jika ada pejantan atau kucing jantan yang sering berkunjung kerumah kalian maka sebaiknya kalian memasukkan kucing kalian yang sedang birahi ke kandang atau tempat yang tidak bisa dijangkau oleh pejantan tersebut. Yang jelas jangan biarkan kucing kalian berkeliaran supaya tidak bertemu dengan pejantan.


Itulah beberapa cara mengatasi kucing yang sedang birahi tanpa kawin,sebenarnya sangat sayang jika kalian tidak membiarkan kucing kalian yang sedang birahi untuk kawin. Karena dengan bertambahnya anak kucing bisa membuat rumah kalian lebih ramai dan mungkin juga bisa kalian jual dan mendapat sedikit tambahan untuk jajan atau membeli makanan kucing. Namun tentu saja keputusan ada ditangan kalian, demikian mengenai cara mengatasi kucing birahi tanpa kawin, semoga bisa bermanfaat.

Referensi : limasembilancattery.com
Read more

Tuesday, January 3, 2017

Tips Memisahkan Kucing yang Berkelahi

Memisahkan Kucing Bertengkar - Ketika kalian memelihara kucing atau melihat kucing pasti kalian pernah menemui atau melihat kucing berkelahi atau kucing bertengkar. Kucing berkelahi bisa disebabkan oleh beberapa hal, namun yang sering terjadi adalah karena kucing bertemu dengan kucing yang baru.
Tips Memisahkan Kucing yang Berkelahi
Kucing Bertengkar
Sumber gambar : felinefriendlycare.com

Memisahkan kucing yang sedang berantem dengan sembaragan malah dapat membahayakan kalian. Meski tubuh kucing kelihatan kecil dan tidak terlalu membahayakan, tetapi pada kenyataannya gigitan dan cakaran kucing dapat memberikan infeksi yang cukup serius bagi kalian.
Baca juga : Perawatan yang Tepat Kucing Persia Medium
Lalu bagaimana cara menghentikan perkelahian kucing yang baik dan aman, yang tidak melukai salah satu kucing, dan juga tidak membahayakan kita? Berikut ini ada beberapa tips aman memisahkan kucing yang sedang berkelahi.

Cara Memisahkan Kucing Berkelahi
  • Menyemprot si kucing yang agresif dengan menggunakan semprotan air agar menjauh dari kucing satunya. Kebanyakan kucing begitu tidak menyukai air, dan cenderung berusaha untuk tidak bersentuhan dengannya. So, cara ini terbilang sangat efektif untuk memisahkan kucing yang sedang berantem
  • Membuat bunyi-bunyian yang cukup keras seperti menepuk-nepukkan tangan dengan cukup keras, menggoyang-goyangkan pohon yang berada di dekat si kucing juga terbilang cukup efektif.
  • Jika pertarungan kucing terjadi di dalam rumah, anda bisa melemparkan bantal atau guling ke arah yang dekat dengan tempat kedua kucing tersebut berantem. Guling yang empuk tentu tidak akan menyakiti si kucing.
  • Lain waktu kalian juga bisa menutupi salah satu kucing dengan selimut agar menghilang dari pandangan kucing yang satunya. Namun jika kalian mengambil opsi ini, tangan kalian masih cukup rawan terkena cakaran atau gigitan saat kalian hendak membuka selimut yang menutupi si kucing.
  • Kalian juga bisa mencoba memisahkan mereka dengan cara yang lebih cerdas yaitu, membuka kaleng makanan yang biasa dimakan oleh si kucing. Kemungkinan besar perhatian si kucing akan segera teralihkan.

Itulah beberapa tips dalam memisahkan kucing yang sedang berkelahi atau sedang bertengkar, semoga artikel kucing ini bisa bermanfaat untuk para pecinta kucing semuanya.
Read more

Monday, December 26, 2016

Tips Melebatkan Bulu Kucing dan Membuat Bulu Kucing Tidak Rontok

Membuat Bulu Kucing Lebat dan Tidak Rontok - Bulu kucing merupakan sumber keindahan penampilan kucing yang pertama kita lihat. Kadang kita merasa dilema ketika harus memilih memiliki kucing yang shorthair atau longhair, sebenarnya keduanya akan terlihat indah asalkan kesehatan bulunya terawat, namun kucing dengan bulu panjang dan indah akan terlihat lebih manis dipandang dan membuat pemilik bangga bisa merawat bulu panjangnya dengan baik.
Tips Melebatkan Bulu Kucing dan Membuat Bulu Kucing Tidak Rontok
Perawatan Bulu Kucing
Sumber gambar : cattime.com
Dalam melakukan perawatan bulu kucing bisa dilakukan dengan pemberian asupan nutrisi dari luar dan juga perawatan bulu pada umumnya untuk kucing.
Baca juga : Tips Merawat Kucing Kampung dengan Baik dan Benar
Pada kesempatan kali ini akan diberitahukan bagaimana cara membuat bulu kucing lebat dan tidak rontok. Pertama adalah mengenai saupan dari luar atau pemberian nutrisi tambahan supaya bulu kucing lebih indah dan lebat.
  • Pemberian Minyak Ikan
Minyak ikan sangat baik untuk kucing karena mengandung banyak OMEGA3 yang baik untuk kesehatan kulit dan bulu kucing, untuk pengaplikasiannya bisa dengan mencampurnya bersama makanannya kemudian kita aduk rata, sehingga kucing bisa mendapatkan keuntungan dari makanan yang disantap sekaligus kandungan OMEGA3 yang terkandung dalam minyak ikan. Jika kucing kita suka menjilati minyak ikan juga bisa langsung diberikan tanpa perlu dicampurkan dengan makanannya.
  • Asupan Berupa Vitamin E
Vitamin E ini memang memiliki fungsi yang baik untuk kesehatan kulit kucing yang secara bersamaan juga baik untuk bulunya, bahkan saya mendengar dari forum-forum diskusi bahwa pemberian vitamin E ini juga bisa meningkatkan birahi kucing.
Jenis vitamin E yang biasa digunakan adalah natureE yang banyak beredar dimasyarakat agar kita mudah untuk mendapatnya.
  • Vitamin yang Khusus Untuk Bulu
Vitamin ini bisa kita dapatkan di petshop atau dokter hewan terdekat dikota anda.
  • Kuning telur
Kandungan yang terdapat pada kuning telur cukup baik untuk perkembangan dan kesehatan bulu dan proteinnya baik untuk kebugaran kucing kita, banyak catlover yang bertanya sebaiknya jenis telur apa yang baik diberikan untuk kucing, jawabannya yang mudah anda temui dipasaran bisa ayam kampung atau telur ayam petelur. 

Selanjutnya adalah perawatan bulu kucing dari luar atau hal yang harus kita lakukan sendiri dalam merawat bulu kucing.
  • Sisirlah bulu kucing
Tujuan dari menyisir rambut kucing adalah agar menghilangkan bulu mati yang masih menempel di tubuh kucing sehingga menjadi lebih rapih selain itu juga dengan rutin menyisir bulunya diharapkan dapat meminimalisir kemungkinan kucing untuk muntah hairball.
  • Groming kucing kita
Mandikan kucing kita minimal sebulan 2 kali, atau bisa juga 1 minggu sekali sesuaikan dengan kondisi badannya sudah kotor atau belum, juga perlu diperhatikan apakah kucing dalam kondisi sehat atau tidak. karena kondisi kucing yang sedang sakit jika dimandikan bisa memperparah keadaanya. berikut ini cara memandikan kucing sendiri dirumah.
  • Jemur kucing di pagi hari
Prosesi penjemuran kucing baik untuk tumbuh kembang tulang karena mengandung banyak vitaminD, selain itu juga agar kondisi kucing lebih fresh dan sehat, sehingga berimbas pada kesehatan bulunya juga, karena kucing yang mengalami kondisi stres memiliki kecendrungan untuk mengalami kerontokan bulu.
  • Jaga Kebersihan Lingkungan Kucing
Usahakan agar kandang atau tempat tinggal dimana kucing tinggal dan beraktifitas kondisinya bersih serta sejuk sehingga meminimalkan resiko kucing mengalami kerontokan bulu akibat dari suhu yang panas dilokasi tempat tinggalnya.

Demikian mengenai cara melebatkan bulu kucing dan membuat bulu kucing tidak rontok, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk cats lovers semuanya. 
Read more

Wednesday, December 21, 2016

Hal yang Menyebabkan Kucing Tidak Mau Makan dan Mengatasinya

Kucing Tidak Mau Makan - Bagi para pemelihara kucing melihat kucing peliharaan mereka tidak mau makan merupakan permasalahan tersendiri. Hal hal yang menyebabkan kucing tidak mau makan sedikit susah diketahui. Kucing berbeda dengan hewan lain, dia bisa lebih rentan terkena penyakit jika tidak makan satu hari saja.
Hal yang Menyebabkan Kucing Tidak Mau Makan dan Mengatasinya
Kucing Tidak Mau Makan
Sumber gambar : aboutpetlife.com

Jika diantara kucing kalian dirumah ada yang tidak mau makan mungkin bisa disebabkan oleh beberapa hal dibawah ini.

Penyebab Kucing Tidak Mau Makan
  • Makanan
Lihat dulu makanan yang kita berikan. Apakah kamu memberi makanan yang itu-itu saja? Jika iya pasti mereka bisa merasa bosan. Kita juga sebagai manusia tentu merasa bosan jika dihidangkan makanan yang sama setiap hari.
  • Nafsu Makan
Apakah kucingmu terlihat senang untuk makan, coba perhatikan. Jika sudah melakukan banyak hal namun belum berhasil, mungkin dia kurang vitamin.
  • Penyakit mulut
Coba kamu periksa kucingnya, apakah ada luka di mulutnya atau bau yang kurang sedap dibanding biasanya.
  • Masalah Sistem Pencernaan
Biasanya masalah ini disebabkan seperti adanya benda asing dalam tubuh kucing, ada radang, parasit atau sebagainya.
  • Bosan
Bosan merupakan alasan sebagian orang untuk malas makan, begitu juga dengan kucing. Kasus ini terjadi untuk banyak ras kucing khususnya kucing persia dan biasanya kucing cenderung lebih suka tidur dibanding biasanya.
  • Sakit
Kucing juga bisa sakit, kalau kucing sedang sakit biasanya kucing tidak mau makan dan muntah atau lemas.
  • Stress
Coba lebih perhatikan hal yang membuat kucingmu stress. Umumnya ada 2 faktor, lingkungan dan tekanan. Untuk lingkungan apakah kamu baru saja mengadopsi kucing tersebut? Kalau iya, berarti kucing itu belum beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang asing.

Kemudian apakah kucingmu sedang birahi? Kucing yang sedang dalam masa birahi atau ingin kawin biasanya rentan tertekan dan  terjadi penurunan nafsu makan, apa lagi jika dia tidak punya pasangan kawin, suasana hatinya akan kacau dan dia bisa stress.
Baca juga : Fakta Unik Kucing yang Mungkin Belum Kalian Ketahui
Lalu bagiamana cara mengatasi kucing yang tidak mau makan tersebut.

Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan
  • Berikan variasi makanan
Dengan memberi varian makanan yang bermacam-macam bisa membuat kucingmu tidak bosan dengan makanan yang dihidangkan, cocok sekali untuk si kucing yang bosan dengan makanan yang itu-itu saja.
  • Pancing nafsu makan
Caranya bagaimana? Mudah kok, dengan cara menyodoran makanan ke dekat hidungnya atau dengan cara mengoleskan daging atau makanan basah kucing di mulut atau hidungnya. Bau makanan kucing yang lezat diharapkan dapat memancing nafsu makan kucing.
  • Suapi kucingmu
Jika kucingmu sakit atau lemas, cobalah untuk menyuapi kucingmu supaya tetap mendapatkan asupakan makanan yang cukup. Kamu bisa menggunakan sendok kecil, tangan maupun syringe (suntikan tanpa jarum) dan tentu makanan yang diberikan tergolong makanan basah kalengan.
  • Obati Penyakit Mulut
Jika kucingmu terkena penyakit mulut, bisa gunakan obat manusia untuk mengobatinya.
  • Beri Vitamin
Berikan vitamin yang mengandung B kompleks dan lysin (asam amino lisin) yang dapat dibeli di apotik terdekat seperti Biolysin, Lysmin atau Becombion dan biasanya takaran untuk anak-anak. Vitamin tersebut selain berguna untuk menambah nafsu makan,
  • Ajak Kucing bermain
Mungkin saja kucingmu jarang bermain atau melakukan aktivitas, usahakan dari awal kamu mengadopsi atau memeliharanya ia sudah dibiasakan untuk bermain-main supaya dia aktiv dan tidak cepat bosan, tentu ini akan berpengaruh terhadap nafsu makannya.
  • Berikan Tempat yang Nyaman
Bagi kucing yang baru kamu adopsi, tentu dia akan mengalami fase tertekan karena lingkungan yang asing. Coba buat lingkungan tempat tinggalmu dan si kucing tentunya senyaman mungkin. Kalau bisa, jauhkan dari kucing nakal yang mungkin malah akan mengganggu ia untuk beradaptasi. Jika sudah terasa baik, beri makan secara teratur.
  • Tube Feeding
Sesuai namanya, tube feeding merupakan pemberian makan dengan cara memasukkan makanan ke dalam perut langsung melalui selang. Cara ini hanya untuk keadaan darurat saja jika berbagai usaha sudah kamu coba. Dan kalau bisa selalu konsultasi dengan dokter atau yang ahli dalam kesehatan kucing.
  • Bawa ke Dokter
Jika sudah melakukan semua hal diatas dan kucing tetap tidak mau makan maka sebaiknya kalian membawa kucing ke dokter karena mungkin kucing sedang sakit dan hanya dokter yang bisa mengetasinya.

Demikian mengenai penyebab kucing tidak mau makan dan cara mengetasi kucing yang tidak mau makan, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk cats lovers semua.
Read more

Monday, December 12, 2016

Perawatan yang Tepat Untuk Kucing Peliharaan yang Sedang Hamil

Merawat Kucing Hamil - Kehamilan pada kucing peliharaan merupakan hal yang ditunggu oleh orang yang memelihara kucing. Kucing yang sedang hamil pasti akan ada sesuatu yang berubah atau bisa disebut ciri ciri kucing hamil, Kucing hamil bisa mengalami pergantian fisik dan juga perilaku ataupun beberapa hal kecil lainnya. Dibawah ini adalah beberapa ciri kucing hamil yang bisa kalian jadikan acuan untuk mengetahui kucing yang sedang hamil.
Perawatan yang Tepat Untuk Kucing Peliharaan yang Sedang Hamil
Kucing Hamil
Sumber gambar : thecatsite.com
Ciri Kucing yang Sedang Hamil
  • Pergantian Fisik
Ciri yang pertama adalah perubahan fisik seperti sisi perut mulai tampak membesar pada usia kehamilan 1 bulan. Puting susu juga ikut membesar dan memerah serta pada bulu sekitarnya mulai menipis, keluar air susu bila dipencet atau ditekan dengan lembut, itu pertanda kurang 2 sampai 3 minggu lagi bakal melahirkan seekor anak kucing.
  • Pergantian Perilaku
Ciri yang satu ini biasanya bisa dilihat ketika kucing muntah-muntah seperti pada manusia, berhentinya siklus birahi, penambahan nafsu makan, mencari perhatian dan bersifat lembut pada majikan, waktu ingin melahirkan tampak sebagian perilaku seperti gelisah serta cenderung lebih suka berada disebuah tempat yang hangat serta tertutup.

Masa kehamilan kucing sangat beragam pada 59-70 hari, dan rata-rata selama 63-65 hari. Cara mudah mengingat yaitu dengan membandingkan dengan manusia. Manusia hamil selama 9 bln sedang kucing 9 minggu. Dari beberapa hari paling akhir sebelum akan lahir, induk jadi gelisah serta mulai mencari tempat yang tenang untuk melahirkan anaknya. Induk kucing berupaya meningkatkan bau badannya didaerah seputar tempat dia akan melahirkan dengan maksud untuk memudahkan anak-anaknya kembali sesudah bermain. Bersamaan mendekatnya saat kelahiran, nafsu makan pada induk kucing akan mulai menghilang. Gelisah serta nafas mulai terengah-engah dibarengi kontraksi. Untuk tips mengurus kucing dapat simak di bawah.

Cara Merawat Kucing yang Hamil 
  • Berikanlah makan yang terbaik, karena kucing yang hamil memerlukan banyak protein serta vitamin
  • Kucing hamil mesti ada didalam rumah serta terjaga kebersihannya
  • Janganlah memberi sembarang obat seperti obat kutu, obat jamur, obat cacing serta berapa obat yang mengandung antibiotik karena bisa menyebabkan cacat pada janin serta keguguran.
  • Siapkan kandang/tempat yang nyaman serta hangat, dapat  memberikan kotak kardus yang besar yang berisi handuk atau mungkin alas seperti tatakan koran, langkah demikian sudahlah cukup memadai, dan letakkan di tempat yang hangat, tenang, bersih serta terawasi. dan pastikan tempat ini sudah ada minimal 1 minggu sebelum saat waktunya melahirkan.
  • Jauhkan dari kucing-kucing lain. karena kucing yang sedang hamil tidak suka berada didekat kucing-kucing lain walaupun kucing itu telah sama-sama mengenal sejak lama. Insting keibuan serta proteksi bakal makin kuat ketika mendekati kelahiran, dan ada beberapa kucing melahirkan bisa akan segera menyerang kucing lain yang ingin mendekatinya.
  • Siapkan persediaan makanan yang cukup, jangan biarkan kucing sendirian dan kelaparan ketika melahirkan
  • Apabila ada masalah darurat/emergency, cepatlah segera pergi ke dokter hewan terdekat
Demikian menganai perawatan kucing hamil dan juga beserta cirri kucing hamil , semoga bisa bermanfaat untuk cats lovers semuanya.
Read more